Oleh Gus Syahri
“ Hai orang – orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dab jiwa, adalah lebih tinggi derajatnya disisi Allah dan mereka itulah orang – orang yang mendapat kemenangan” (QS At Taubah: 20)
Salah satu pilar kemenangan dalam hidup adalah Hijrah. Di samping hijrah dan jihad Hijrah adalah teladan Rosulullah SAW yang telah hijrah dari Makkah ke Madinah untuk membentuk komunitas muslim yang taat kepada Allah SWT, serta membentuk masyarakat islam yang di ridhoi oleh- Nya.
Semangat hijrah ini pula yang menyemangati khalifah Umar bin Khttab R.A menandai dimulainya kalender islam atau Hijriah. Dengan Hijrahnya Nabi SAW itu yang kita kenal sampai saat ini.
Dengan semangat Hijrah, kaum Muslimin (Makkah) berbondong bondong meninggalkan Makkah menuju kota Yatsrib (Madinah) untuk memenuhi perintah Allah SWT dan Rosulnya. Hijrah meninggalkan harta benda mereka masing – masing dan dengan pertaruhkan nyawa karena berhadapan kaum kafir Quraisy Makkah saat itu menghalangi mereka . Walaupun begitu mereka tidak gentar menghadapai rintangan, ujian dan cobaan demi meraih cita – cita, meraih kemenangan yaitu tegaknya dienul Islam di negeri yang baru (Madinah). Dan akhirnya mereka disambut hangat oleh kau Anshar sesampainya di Madinah.
Dari sepenggal kisah hijrah ini, dapat kita ambil hikmahnya bahwa Hijrah itu sangat penting dalam meraih kemenangan hidup yang lebih baik. Dengan Hijrah Allah SWT akan memberikan jalan kemenangan baik di dunia maupun di akhirat.
Untuk itu ditahun 1430 hijriah ini, mari kita berhijrah. Hijrah dari perilaku maksiat kepada taat, dari tidak berjilbab menjadi mau berjilabab, bagi wanita menjadi rajin sholat dari yang malas sholat. Niatkan hijrah kita semata - mata karena Allah. Karena niat yang benar akan menuntun kita kejalan yang di ridhoi Allah SWT.
Ditahun baru hijriah ini semoga kita dikuatkan iman, dikokohkan keyakinan, diberikan semangat jihad. Untuk selalu berada di jalan Nya.........Amin ya Robbal Alamin. Wallahua’lam. (ARS)
HIDAYATULLAH COMM
Categories
- AGENDA DAKWAH (1)
- Agustus 2008 (10)
- DESEMBER 08 (6)
- Donatur dan Simpatisan Ar-Risalah (1)
- JANUARI 2009 (7)
- Juli 2008 (8)
- Juni 2008 (1)
- KAJIAN UTAMA (2)
- KONTAK KAMI (1)
- Nopember 08 (5)
- Oktober 2008 (7)
- REFLEKSI (1)
- September 2008 (9)
Oleh : Kang Najib
Ketika Muhammad mendapatkan tawaran untuk membangun system hidup selain berbasis al-Qur’an, dengan tegas Muhammad menolaknya. Padahal kala itu bargaining position yang ditawarkan adalah jabatan politis paling strategis. Yaitu pemimpin kaum Qurais. Sekelas presiden (RI 1) saat ini. Tak cukup itu saja. Bahkan berapa harta yang diperlukannya. Wanita paling cantik macam apa yang dikehendakinya. Bangsa Qurais melalui perwakilan pamannya Abu Thalib telah memberikan nilai tawar secara langsung kepada Muhammad.
Namun kala itu Muhammad dengan tegas menyatakan “ Wahai paman, sekiranya matahari ditaruh ditangan kanan saya, dan bulan ditaruh ditangan kiri saya, sekali-kali aku tidak akan berhenti untuk menyampaikan system Islam samapai system Islam ini jaya atau Aku yang harus mati berkalang tanah.”
Merupakan sebuah obsesi yang dilandasi sebuah keyakinan begitu mendalam. Betapa keyakinannya bahwa dengan berbasis Al-Qur’an berbagai persoalan ini pasti bisa diselesaikan. Bahkan tersirat dari keyakinannya bahwa hanya dengan Al-Quran saja berbagai persoalan hidup ini bisa diselesaikan. Karenanya Muhammad siap mati atau jaya bersama Islam.
Hidup ini hanya sekali. Ketika kita dihadapkan dengan alternative pilihan atas solusi hidup ini, Jangan sampai salah pilih. Sekali salah memilih, maka tujuan kita tak mungkin bakal tercapai. Saat ini begitu banyak tawaran yang semuanya menggiurkan. Bahkan membuat kebanyakan orang terlena. Ketika liberalis kapitais telah menjadi tuhan. Semua mata terpana memandangnya. Saatnya kita harus menyadari.Bahwa mereka perseptember 2008 sampai saat ini setiap bulannya seratus ribu perusahaan berbasis liberal kapitalis bangkrut. Tak luput perusahaan yang sangat terkenal seperti Koran ternama di Chicago, lembaga keuangan Lehman Brothers, bahkan seperti general motor, sebuah raksasa perusahaan berbasis kendaraan bermotor yang sangat terkenal itu semuaya sudah menyatakan kebangkrutanya. Padahal selama ini telah sedemikian banyak Negara telah menjadi korban dan mangsanya.
Saatnya kita hadir dengan penuh keyakinan bahwa solusi hidup itu satu satunya hanya dari sang pemberi hidup. Yaitu Allah SWT. Dan Allah telah menurunkan Al-Quran sebagai petunjuk kehidupan. Didalamnya terkandung berbagai tuntunan kehidupan. Mulai dari system pendidikan, desain manajemen, tata nilai dan budaya, standart ranah hukum dan segala hal menyangkut kebutukan manusia. Semuanya ada disana.
Saatnya kita bangkit dengan membawa solusi. Bangkitlah, lalu beri peringatan (QS : Al-Mudatsir ; 2) Saat ini manusia di belahan dunia ini dalam kondisi bingung. Mereka mencari solusi. Sementara kita memiki solusi yang pasti.Yaitu Qur’an dan Sunnah Rasulullah. Keduanya sumber segala inspirasi yang pasti dijamin mengantarkan anda sukses dunia akherat bersamanya.
Oleh : Ust. Abdul Karim
Ruju’ adalah kembali kepada bekas Isteri yang diceraikan masih dalam masa Iddah. Dalam hal ini tidak berlaku pada talak Bain.
Sistem ruju’ ini dimaksudkan untuk memudahkan bekas suami kembali kepada bekas isterinya selama masih dalam waktu Iddah.
Untuk kembali kepada bekas isteri, suami berkata kepadanya: “Saya kembali kepadamu,” tanpa ada akad baru. Sahnya ruju’ itu harus dari bekas suami yang telah dewasa, sehat akalnya dan masih dalam keadaan Iddah.
Ruju’ adalah salah satu hak laki - laki selama masa Iddah. Karena itu ia tidak berhak membatalkannya, sekalipun andaikata suami berkata” Tidak ada ruju’ bagiku.” Namun sebenarnya ia tetap mempunyai hak ruju’. Dalam hal ini Allah Azza wa jalla berfirman:
“Dan bekas suami - suami mereka lebih berhak ruju’ kepada mereka selama masa iddah itu. Jika mereka menginginkan perdamaian (Al Baqoroh :229).
Ruju’ berlaku pada thalaq pertama dan kedua, maka masih dalam surat Al baqoroh ayat 229 Allah meneyebutkan:
“ Thalalq itu dua kali, karena itu peganglah isterimu dengan baik atau ceraikanlah dengan baik.” (QS Al baqoroh : 229)
Jika masih dalam masa iddah, suami berhak untuk ruju’ kepada isterinya. Namun apabila masa iddahnya sudah habis, maka ruju’nya suami kepada bekas isteri haruslah dengan akad nikah dan mahar baru.
Sambutan dengan senyum simpul, itulah yang terkesan saat kali pertama ketemu. Bapak dua anak yang terlahir dari Isteri tercinta Anita Farijanti ini bernama Fianda Julyantoro. Sosoknya tak lepas dari kehadiran sebuah toko buku “Mitra Muslim”. Yang ikut meramaikan dunia bisnis sekaligus turut Mencerdaskan anak bangsa di Kota Kediri.
Kehadiran “Mitra Muslim” di Kota Kediri ini bermula dari sebuah keberanian Mas Fian sebagai panggilan akrabnya, untuk memutuskan keluar dari pekerjaannya di Surabaya. Bermula dari nol beliau sudah bulat tekatnya untuk memasuki dunia entrepreneurship (kewirausahaan).
Dengan berbagai pertimbangan akhirnya dipilihlah untuk menekuni usaha dengan membuka toko sepatu. Namun dalam perjalanannya ternyata tidak seindah yang dibayangkan. Akhirnya toko sepatu berujung tutup alias bangkrut.
Kapokkah dia? Tidak! Ternyata kegagalannya tidak menyurutkan langkahnya untuk tetap menekuni dunia usaha. Dia tetap semangat. Saat babak belur jatuh Dia bangkit dan melangkah lagi. Karena didepan ada muara yang dituju. Sementara keyakinannya telah tertanam dalam hati. Pasti, apapun yang terjadi, semuanya ada solusi.
Berangkat dari keyakinan itu Fian memulai babak baru dengan merintis usaha di dunia “Buku”. Tidak langsung mapan seperti saat ini. Proses bangkitnya Ia harus menjajakan buku dari sekolah, ke sekolah, ataupun dari pameran ke pameran. Hasilnya luarbiasa. Berkat kegigihannya saat ini dia sudah menjadi owner toko Buku “Mitra Muslim” yang beralamatkan di Jl. Slamet Riadi 41 B Kediri. Selain itu dia juga aktif menjadi EO (Event Organisher). Pingin mengikuti jejaknya ? Silahkan mencoba.
Kiat suksesnya :
Berani mengambil keputusan
Sikap positif selalu optimis
Tahan banting
Istikomah
MENGGAPAI SPIRITUALITAS HIDUP
Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | JANUARI 2009 | 0 komentar »Oleh : Ust. Arif Fathurrahman S. Psi
Temuan para psikolog barat yang menunjukan data penelitian ilmiah terbaru dari perkembangan ilmu Psikologi terutama penelitian tentang aspek spiritual, banyak meberikan inspirasi bagi kebanyakan manusia dewasa ini. Buku – buku yang bertemakan spiritual sedang booming dan laku keras di pasaran. Bahkan penerbit selalu kehabisan stok dan harus cetak ulang berkali – kali.
Titik berat penelitian mereka mengarah pada kedalaman jiwa, yaitu aspek spiritual seseorang secara transcendental. Manusia tidak lagi dianggap sebagai benda mati seperti robot yang tidak memiliki kedalaman jiwa. Manusia memiliki keinginan untuk memberi kontribusi bagi sesamanya (sholeh). Keshalehan adalah kemampuan untuk berkhidmat pada orang lain, berfikir untuk orang lain, memberi makan fakir miskin, menyayangi sesama makhluk ciptaan Allah dan suka menolong sesamanya.
Sandaran utama dari spiritualitas adalah niat karena Allah dengan memulai pekerjaan apapun dengan membaca basmalah. Sebab barangsiapa yang memulai sesuatu dengan meyebut nama Allah maka terputus dari rahmat Allah. Kenapa demikian? Hal ini karena sebenarnya tindakan yang kita lakukan adalah selalu atas nama Allah yang Maha Kuasa. Pada dasarnya kita digerakkan Allah dalam setiap tindakan kita, sehingga kesadaran yang demikian ini ada kaitan yang erat dalam kehidupan spitualitas kita dalam keseharian yang kita rasakan.
Rasa selalu terbimbing dengan Allah inilah yang menghantarkan pada penyerahan diri yang total kepada Allah. Dalam Al Quran surat Qaf ayat 16, Allah berfirman:
“ Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikan dalam hatinya, dan kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.”.Dekat dengan Allah inilah yang menciptakan hubungan yang harmonis anatara hamba dan penciptanya.
Inilah makna spiritualist dalam hidup, yang hakikatnya kita ini adalah dalam ketiadaan. Yang Maha ada hanyalah Allah. Sehingga sangat naïf jika kita berbuat kesombongan tidak pernah melibatkan Allah dalam setiap kehidupan kita. Bahkan seandainya sandal jepit kita putus kita diwajbkan meminta hanya kepada Allah. Yang intinya kiat wajib melibatkan Allah dalam setiap tindakan hidup kita.
MEMBANGUN SPIRITUALITAS ANAK
Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | JANUARI 2009 | 0 komentar »Oleh : Ummi Hadirafika
Melihat kondisi lingkungan & perubahan zaman yang begitu cepat seperti saaat ini, diperlukankerja keras para orang tua untuk mendampingi putra – putrinya agar mereka tetap seperti harapan orang tua.
Membangun spiritual anak haruslah dilakukan secara terus menerus dengan berkelanjutan. Sebagaimana perintah Allah untuk menjaga diri dan keluarga kita dari siksa api neraka. Itu bisa dikakukan sejak usia dini, semakin dini sudah di kenalkan dengan dengan ritual dan budaya ibadah akan semakin baik bagi anak nantinya.
Sering mengajak mereka ke masjid & gemar silaturrahmi sekaligus memberikan informasi tentang kewajiban untuk memakmurkan masjid. Bila hal itu telah kita mulai pada anak – anak kita mulai maka tahap selanjutnya adalah mengantarkan mereka pada pemahaman untuk Istiqomah melaksanakannya. Saling berlomba – lomba dalam kebaikan dapat kita jadikan motivator & penyemangat dalam beramal dan beribadah.
Demikian harus terus kita lakukan, ibrat tanaman haruslah dipupuk, disiram & digemburkan tanahnya agar sempurna pertumbuhannya. Demikian dengan pendidikan anak – anak kita, memberi apresiasi positif atas ibadah yang dilakukakannya. Memberikan alternatif dan solusi bila ia menemui kesulitan, sehingga nantinya semangat beribadah dan bermal sholeh. Untuk itu kita sebagai orangtua haruslah disertai kepasrahan kita kepada Allah agar senantiasa terlibat dalam proses pendidikan anak – anak kita. Laa haula walaa Quwata illa billah..
PEMKOT KEDIRI AKAN TETAPKAN AREA BEBAS ROKOK
Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | JANUARI 2009 | 0 komentar »Kediri- Meski di wilayahnya berdiri sebuah pabrik rokok besar yakni PT GUdang garam (GG) yang memberikan kontribusi besar terhadap PAD (pndapatan asli daerah). Pemkot Kediri tak membiarkan warganya seenaknya mnghisap rokok. Buktinya, Pemkot Kediri saat ini tengah merancang untuk menetapkan area bebas rokok.
Diharapkan, keputusan area bebas rokok tersebut sudah dilaksanakan pada tahun 2009 mendatang. Jika sudah ada keputusan area bebas rokok, maka di wilayah Kota Kediri para perokok tidak boleh seenaknya merokok. Namun penetapan area bebas rokok itu akan diperlakukan secara bertahap, tak serta merta dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Kediri. Untuk tahap awal, akan dilakukan pengenalan dan sosialisasikan dahulu.
“ Jadi untuk pemebelajaran dahulu. Area bebas rokok itu untuk tahap awal akan dilaksanakan di area tertentu. Dan nantinya akan dipilih,” Ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot Kediri, dr Gatot Widiantoro kepada wartawan , kemarin.
Berkaitan dengan rencana tersebut, menuurut Gatot, Dinkes terlebih dahulu akan mengusulkan smooking area (area bebas rokok) untuk kalangan pemkot saja. Seperti ruang rapat pada kantor, dinas dan badan di jajaran Pemkot Kediri.
“ Dengan demikian, untuk tahap awal ini, diperkenalkan para pegawai di lingkungan Pemkot. Sehingga nanti para pegawai pemkot tidak bisa merokok di sembarang tempat, di lingkungan kantor,” tandas gatot Widiantoro.
Setelah itu, kata dia, area bebas rokok akan dikembangkan ke temapat lain. Terutama pada fasilitas umum yang berupa ruang tertutup dan menggunakan pendingin ruangan (AC). Karena ruang AC dan ruang tertutup, kalau ada asap rokok, itu sangat mengganggu. “ Makanya lokasi seperti itu kita prioritaskan, supaya bebas rokok.” Tandas dia.
Gatot yakin penetapan area bebas rokok tersebut tidak akan mendapat penentangan dari para perokok. Karena jik aturan tersebut di laksanakan, itu ada dasar hukumnya. Yaitu Peraturan Mantri Keuangan No 84/PMK.07/2008, tentang penggunaan dan bagi hasil cukai hasil tembakau terutama pasal 7 ayat 1 huruf c.
“ ini erat kaitannya dengan kesehatan, akan dampak bahaya bagi perokok pasif, juga berdasarkan Undang - undang dan Permenkeu. Sehingga saya yakin, kalau ada area bebas rokok, masyarakat akan setuju. Ini semua kan demi kesehatan.” Papar Gatot Widiantoro.
Dijelaskannya, untuk mengawali rencana ii pihaknya bersama DPRD Kota Kediri akan melakukan peninjauan ke Jakarta pada Desmber 2008 mendatang. Untuk melita langsung dan mempelajari prosedur membuat Peraturan Daerah (Perda) mengenai area bebas rokok.
“ Kalau memungkinkan sejak awal 2009 akan direalisasikan, diawali pada seluruh ruang rapat pada kantor, dinas dan badan di jajaran pemkot.” Jelasnya.
Adapun sasaran utama dari area bebas rokok k depan, meliputi pusat perbelanjaan, supermarket, rumah sakit dan perkantoran. Selanjutnya selain menetapkan area bebas rokok, juga mengusulkan dibuatnya tempat khusus bagi perokok atau smooking area di tempat - tempat tersebut.
“ Sehingga perokok aktif tidak akan mengganggu warga yang tidak merokok, yang akhirnya bisa menjadi perokok pasif dan lebih berbahaya bagi kesehatan.” Ungkapnya.
Dikatakan dia, upaya pemerintah tersebut bertujuan untuk menciptakan kesehatan masyrakat. Karena seperti diketahui rokok bisa menyebabkan sejumlah penyakit kanker, stroke, paru-paru dan lainya. (Republika, 22 Nopember 2008)
REDAKSI
SILATURRAHIM
|
|