Duka & Air mata Palestina

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/17/2009 | | 0 komentar »


Amerika Serikat di bawah presiden George W Bush diam seribu bahasa menyaksikan kekejaman dan kebiadaban Israel membantai ratusan anak - anak kecil yang tak berdosa. Amerika yang begitu galak kepada kaum Mujahidin dengan stempel mereka ‘Teroris’, kali ini sakit gigi. Menolak resolusi PBB untuk menghentikan agresi Israel di jalur Gaza Palestina.

Sudah bisa di tebak akibat kebiadaban itu, duka dan air mata rakyat sipil di Gaza membasahi Palestina. Melihat saudara mereka, Orang tua mereka satu demi satu Syahid di ujung senjata tentara Israel. Kini tak ada lagi tempat yang aman di Gaza, bahkan untuk berduka pun tak ada ruang dan waktu lagi.

“ kami masih hidup mungkin, karena ajal pun tak mungkin menginginkan kami.” Ujar seorang Ibu wagra Palestina menggambarkan nasib hidupnya di pengungsian, ibu dari 9 orang anak yang hidup dalam ketakutan akibat serangan membabi buta Israel.

Rakyat Palestina hidup menderita, terutama anak -anak akibat kehilangan orangtua dan sanak famil mereka. Wajar jika seluruh dunia mengecam tindakan Israelitu yang telah mengorbankan warga sipil. Masyarakat dunia berorasi menunjukan keprihatinan mereka dengan berdemonstrasi minta agar perang dihentikan.

Do’a dipanjatkan dimana - mana, sebagai bentuk simpati kepada saudara muslim di palestina. Harta dan obat - obatan dikumpulkan untuk meringankan beban penderitaan mereka. Suara - suara keprihatinan di sampiakan juga lewat media, seperti yang di tulis saudari Lya Rchmawati Malewa pada surat publik Republika, jum’at 9 januari 2009. seperti tulisan di bawah ini.

Sedikit Kata Untuk palestina

Ditujukan untuk ibu Ani Yudhoyono (khususnya)
Dan, untuk ibu di seluruh dunia (umumnya)

Ibu Aku Sedih Ibu.......

Saudaraku, suami saudraku, anak - anak saudaraku,keluarg saudaraku
Mereka yang seperti kehidupanku di sini dintai, di dzolimi

Ibu............

Di depan mataku sendiri.........(walau lewat televisi)
Mengapa tidak ada yang bergerak nurani untuk menjaga perdamaian
Mengapa manusia membunuh manusia lain ibu, mengapa?

Apa salah mereka ibu........

Tak bisakah hidupp berdamai bersama - sama dalam satu dunia?

Ibu aku sedih ibu.......

Mengapa tidak ada yang bertindak?mengapa hanya kecaman demi kecaman yang dilontarkan?
Sedangkan yang mereka butuhkan adalah penjaga perdamaian.

Ibu aku sedih ibu.......

Bagaimana bila aku, kita atau anda semua yang mengalami!
Tak adakah kesadaran kita sesama manusia?
Jangan bicara soal agama, tapi bicaralah sebagai sesama manusia

Ibu aku sedih ibu........

Kumohon turunkan tentara digdaya penjaga perdamaian yang miliik Bu.......

Turunkan anak - anak terbaik bangsamu bu.......
Surga dibawah telapak kakimu
Tolong jaga surga yang indah di dunia ini untuku, untuk kami ibu...........

Lya Raacmawati Malewa (Republika)
(wsm/admint/sm)

Read More..

ISLAM SOLUSI KRISIS GLOBAL

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/17/2009 | | 1 komentar »

Badai krisis global yang terjadi saat ini adalah permulaan. Hancurnya system liberalis kapitalistik merupakan titik tolak runtuhnya imperium Amerika. Semakin memperburuk keadaan lagi katika Israil melakukan penyerangan brutal, membabi buta kepada Palestina. Sementara PBB, dan Negara Negara yang mengaku sebagai polisi dunia diam seribu bahasa. Negara sang pemburu teroris tak satupun bergeming. Israel sang teroris dengan leluasa membunuh anak anak palestina. Para pegiat hak asasi manusia, maupun para pialang penuntut hak atas gender juga tak satupun bersuara apalagi beropini atas terbunuhnya para wanita dipalestina, atas tindakan penganiayaan maupun pemerkosaan biadab yang terus berlangsung di bumi palestia. Mengapa?

Karena sebenarnya mereka semuanya adalah para pecinta dunia yang tunduk patuh pada pemilik dolar itu. Ironisnya mereka yang berada dibawah ketiak liberalis kapitalistik itu menyentuh hingga aliran darah para penguasa bahkan para ulama’ yang tertipu dunia. Sehingga muncul berbagai fatwa sesat menyesatkan seperti fatwa bahwa bom syahid itu tidak ada. Lebih jauh ketika ada ulama’ yang menfatwakan halal darah orang yang memporak porandakan masjidil haram, yang memporak porandakan palestina, yang menghinakan keagungan Islam, yaitu Israel laknatullah malah ditangkap dan dipenjarakan.

Ini semua baru permulaan bung. Islam kini baru memasuki masa kebangkitan. Seiring dengan kehancuran sistematis liberalis kapitalistik, ummat Islam Saatnya menindak lanjuti kebangkitan ini menuju sebuah pergerakan. Ya… Pergerakan Islam. Metamorfosa kebangkitan menuju Pergerakan Islam akan terwujud ketika tindakan ummat yang sporadic, parsial, dan letupan letupan kelompok ataupun firqoh firqoh dirubah menjadi gerakan sistematis dan jama’I global.

Berpegang teguhlah kepada tali Allah dengan berjama’ah. Dan janganlah kalian bercerai berai. Bentuk tindakan riil yang harus dilakukan ummat Islam adalah menghancurkan egoesme kelompok, golongan menuju wihdatul ummah. Saatnya kita rapatkan barisan. Ayo kita lepas kaos atribut kita. Mari kita lepas baju kesombongan kita. Rapatkan barisan. Kibarkan bendera Laa Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah. Kibarkan kebesaran Allah saja dihati kita. Bukan kebesaran ormas, bukan kebesaran partai, bukan besarnya kepentingan kepentingan kita dengan meng atasnamakan Allah. Bertaubatlah.

Pergerakan Islam saatnya lahir. Tumbuh dari kebangkitan selama ini yang telah kita bidani bersama. Bergerak bersatu menuju kancah perjuangan yang masih panjang. Ladang amal shaleh terbentang luas dihadapan. Hancurkan ketoghoan. Hancurkan kesombongan yang bercokol di hati ini. Saudara kita terbantai. Masjidil haram diambang kehancuran. Satukan langkah. Rapatkan barisan. Allah tidah akan merubah nasip suatu kaum hingga mereka berinisiatif untuk merubahnya sendiri.

Bendera pertempuran sudah dikibarkan. Saat ini perang pemikiran dimana mana dikobarkan. Perang fisik di Palistina tiada bertepi. Perang peradaban terus bergulir. Kini saatnya kita menggalang solidaritas. Kalau presiden perancis berpendapat bahwa solusi alternative yang dapat menyelesaikan krisis global ini adalah system Islam. Mengapa kita canggung untuk melangkah?

Saatnya kita ganti dolar dengan dinar, saatnya kita ganti system riba dengan system falah, saatnya system liberalis kapitalistik diganti dengan system Islam. Siapakah sosok pelaku sejarah yang siap tampil kini? Islam akan selalu jaya. Bagaimana dengan kita Muslim yang terpuruk? Karena kita meninggalkan system Islam. Kita akan tetap terpuruk selagi kita kaum muslimin terhijabi pandangan pandangan dan pemikiran pemikiran liberalis kapitalistik. Pandangan pandangan nonIslam. Ruh cinta dunia yang dikenal dengan Al Wahn.
(wsm/admint/AR)

Read More..

HIJRAH PILAR KEMENANGAN

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | | 0 komentar »

Oleh Gus Syahri
“ Hai orang – orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dab jiwa, adalah lebih tinggi derajatnya disisi Allah dan mereka itulah orang – orang yang mendapat kemenangan” (QS At Taubah: 20)

Salah satu pilar kemenangan dalam hidup adalah Hijrah. Di samping hijrah dan jihad Hijrah adalah teladan Rosulullah SAW yang telah hijrah dari Makkah ke Madinah untuk membentuk komunitas muslim yang taat kepada Allah SWT, serta membentuk masyarakat islam yang di ridhoi oleh- Nya.
Semangat hijrah ini pula yang menyemangati khalifah Umar bin Khttab R.A menandai dimulainya kalender islam atau Hijriah. Dengan Hijrahnya Nabi SAW itu yang kita kenal sampai saat ini.
Dengan semangat Hijrah, kaum Muslimin (Makkah) berbondong bondong meninggalkan Makkah menuju kota Yatsrib (Madinah) untuk memenuhi perintah Allah SWT dan Rosulnya. Hijrah meninggalkan harta benda mereka masing – masing dan dengan pertaruhkan nyawa karena berhadapan kaum kafir Quraisy Makkah saat itu menghalangi mereka . Walaupun begitu mereka tidak gentar menghadapai rintangan, ujian dan cobaan demi meraih cita – cita, meraih kemenangan yaitu tegaknya dienul Islam di negeri yang baru (Madinah). Dan akhirnya mereka disambut hangat oleh kau Anshar sesampainya di Madinah.
Dari sepenggal kisah hijrah ini, dapat kita ambil hikmahnya bahwa Hijrah itu sangat penting dalam meraih kemenangan hidup yang lebih baik. Dengan Hijrah Allah SWT akan memberikan jalan kemenangan baik di dunia maupun di akhirat.
Untuk itu ditahun 1430 hijriah ini, mari kita berhijrah. Hijrah dari perilaku maksiat kepada taat, dari tidak berjilbab menjadi mau berjilabab, bagi wanita menjadi rajin sholat dari yang malas sholat. Niatkan hijrah kita semata - mata karena Allah. Karena niat yang benar akan menuntun kita kejalan yang di ridhoi Allah SWT.
Ditahun baru hijriah ini semoga kita dikuatkan iman, dikokohkan keyakinan, diberikan semangat jihad. Untuk selalu berada di jalan Nya.........Amin ya Robbal Alamin. Wallahua’lam. (ARS)


Read More..

HADIR DENGAN SOLUSI

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | | 0 komentar »

Oleh : Kang Najib

Ketika Muhammad mendapatkan tawaran untuk membangun system hidup selain berbasis al-Qur’an, dengan tegas Muhammad menolaknya. Padahal kala itu bargaining position yang ditawarkan adalah jabatan politis paling strategis. Yaitu pemimpin kaum Qurais. Sekelas presiden (RI 1) saat ini. Tak cukup itu saja. Bahkan berapa harta yang diperlukannya. Wanita paling cantik macam apa yang dikehendakinya. Bangsa Qurais melalui perwakilan pamannya Abu Thalib telah memberikan nilai tawar secara langsung kepada Muhammad.
Namun kala itu Muhammad dengan tegas menyatakan “ Wahai paman, sekiranya matahari ditaruh ditangan kanan saya, dan bulan ditaruh ditangan kiri saya, sekali-kali aku tidak akan berhenti untuk menyampaikan system Islam samapai system Islam ini jaya atau Aku yang harus mati berkalang tanah.”
Merupakan sebuah obsesi yang dilandasi sebuah keyakinan begitu mendalam. Betapa keyakinannya bahwa dengan berbasis Al-Qur’an berbagai persoalan ini pasti bisa diselesaikan. Bahkan tersirat dari keyakinannya bahwa hanya dengan Al-Quran saja berbagai persoalan hidup ini bisa diselesaikan. Karenanya Muhammad siap mati atau jaya bersama Islam.
Hidup ini hanya sekali. Ketika kita dihadapkan dengan alternative pilihan atas solusi hidup ini, Jangan sampai salah pilih. Sekali salah memilih, maka tujuan kita tak mungkin bakal tercapai. Saat ini begitu banyak tawaran yang semuanya menggiurkan. Bahkan membuat kebanyakan orang terlena. Ketika liberalis kapitais telah menjadi tuhan. Semua mata terpana memandangnya. Saatnya kita harus menyadari.Bahwa mereka perseptember 2008 sampai saat ini setiap bulannya seratus ribu perusahaan berbasis liberal kapitalis bangkrut. Tak luput perusahaan yang sangat terkenal seperti Koran ternama di Chicago, lembaga keuangan Lehman Brothers, bahkan seperti general motor, sebuah raksasa perusahaan berbasis kendaraan bermotor yang sangat terkenal itu semuaya sudah menyatakan kebangkrutanya. Padahal selama ini telah sedemikian banyak Negara telah menjadi korban dan mangsanya.
Saatnya kita hadir dengan penuh keyakinan bahwa solusi hidup itu satu satunya hanya dari sang pemberi hidup. Yaitu Allah SWT. Dan Allah telah menurunkan Al-Quran sebagai petunjuk kehidupan. Didalamnya terkandung berbagai tuntunan kehidupan. Mulai dari system pendidikan, desain manajemen, tata nilai dan budaya, standart ranah hukum dan segala hal menyangkut kebutukan manusia. Semuanya ada disana.
Saatnya kita bangkit dengan membawa solusi. Bangkitlah, lalu beri peringatan (QS : Al-Mudatsir ; 2) Saat ini manusia di belahan dunia ini dalam kondisi bingung. Mereka mencari solusi. Sementara kita memiki solusi yang pasti.Yaitu Qur’an dan Sunnah Rasulullah. Keduanya sumber segala inspirasi yang pasti dijamin mengantarkan anda sukses dunia akherat bersamanya.


Read More..

RUJU'

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | | 0 komentar »

Oleh : Ust. Abdul Karim
Ruju’ adalah kembali kepada bekas Isteri yang diceraikan masih dalam masa Iddah. Dalam hal ini tidak berlaku pada talak Bain.
Sistem ruju’ ini dimaksudkan untuk memudahkan bekas suami kembali kepada bekas isterinya selama masih dalam waktu Iddah.
Untuk kembali kepada bekas isteri, suami berkata kepadanya: “Saya kembali kepadamu,” tanpa ada akad baru. Sahnya ruju’ itu harus dari bekas suami yang telah dewasa, sehat akalnya dan masih dalam keadaan Iddah.
Ruju’ adalah salah satu hak laki - laki selama masa Iddah. Karena itu ia tidak berhak membatalkannya, sekalipun andaikata suami berkata” Tidak ada ruju’ bagiku.” Namun sebenarnya ia tetap mempunyai hak ruju’. Dalam hal ini Allah Azza wa jalla berfirman:
“Dan bekas suami - suami mereka lebih berhak ruju’ kepada mereka selama masa iddah itu. Jika mereka menginginkan perdamaian (Al Baqoroh :229).
Ruju’ berlaku pada thalaq pertama dan kedua, maka masih dalam surat Al baqoroh ayat 229 Allah meneyebutkan:
“ Thalalq itu dua kali, karena itu peganglah isterimu dengan baik atau ceraikanlah dengan baik.” (QS Al baqoroh : 229)
Jika masih dalam masa iddah, suami berhak untuk ruju’ kepada isterinya. Namun apabila masa iddahnya sudah habis, maka ruju’nya suami kepada bekas isteri haruslah dengan akad nikah dan mahar baru.


Read More..

BERANGKAT DARI NOL

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | | 0 komentar »



Sambutan dengan senyum simpul, itulah yang terkesan saat kali pertama ketemu. Bapak dua anak yang terlahir dari Isteri tercinta Anita Farijanti ini bernama Fianda Julyantoro. Sosoknya tak lepas dari kehadiran sebuah toko buku “Mitra Muslim”. Yang ikut meramaikan dunia bisnis sekaligus turut Mencerdaskan anak bangsa di Kota Kediri. 

Kehadiran “Mitra Muslim” di Kota Kediri ini bermula dari sebuah keberanian Mas Fian sebagai panggilan akrabnya, untuk memutuskan keluar dari pekerjaannya di Surabaya. Bermula dari nol beliau sudah bulat tekatnya untuk memasuki dunia entrepreneurship (kewirausahaan). 

Dengan berbagai pertimbangan akhirnya dipilihlah untuk menekuni usaha dengan membuka toko sepatu. Namun dalam perjalanannya ternyata tidak seindah yang dibayangkan. Akhirnya toko sepatu berujung tutup alias bangkrut.

Kapokkah dia? Tidak! Ternyata kegagalannya tidak menyurutkan langkahnya untuk tetap menekuni dunia usaha. Dia tetap semangat. Saat babak belur jatuh Dia bangkit dan melangkah lagi. Karena didepan ada muara yang dituju. Sementara keyakinannya telah tertanam dalam hati. Pasti, apapun yang terjadi, semuanya ada solusi.

Berangkat dari keyakinan itu Fian memulai babak baru dengan merintis usaha di dunia “Buku”. Tidak langsung mapan seperti saat ini. Proses bangkitnya Ia harus menjajakan buku dari sekolah, ke sekolah, ataupun dari pameran ke pameran. Hasilnya luarbiasa. Berkat kegigihannya saat ini dia sudah menjadi owner toko Buku “Mitra Muslim” yang beralamatkan di Jl. Slamet Riadi 41 B Kediri. Selain itu dia juga aktif menjadi EO (Event Organisher). Pingin mengikuti jejaknya ? Silahkan mencoba.


Kiat suksesnya :

 Berani mengambil keputusan
 Sikap positif selalu optimis
 Tahan banting
 Istikomah


Read More..

MENGGAPAI SPIRITUALITAS HIDUP

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | | 0 komentar »

Oleh : Ust. Arif Fathurrahman S. Psi

Temuan para psikolog barat yang menunjukan data penelitian ilmiah terbaru dari perkembangan ilmu Psikologi terutama penelitian tentang aspek spiritual, banyak meberikan inspirasi bagi kebanyakan manusia dewasa ini. Buku – buku yang bertemakan spiritual sedang booming dan laku keras di pasaran. Bahkan penerbit selalu kehabisan stok dan harus cetak ulang berkali – kali.
Titik berat penelitian mereka mengarah pada kedalaman jiwa, yaitu aspek spiritual seseorang secara transcendental. Manusia tidak lagi dianggap sebagai benda mati seperti robot yang tidak memiliki kedalaman jiwa. Manusia memiliki keinginan untuk memberi kontribusi bagi sesamanya (sholeh). Keshalehan adalah kemampuan untuk berkhidmat pada orang lain, berfikir untuk orang lain, memberi makan fakir miskin, menyayangi sesama makhluk ciptaan Allah dan suka menolong sesamanya.
Sandaran utama dari spiritualitas adalah niat karena Allah dengan memulai pekerjaan apapun dengan membaca basmalah. Sebab barangsiapa yang memulai sesuatu dengan meyebut nama Allah maka terputus dari rahmat Allah. Kenapa demikian? Hal ini karena sebenarnya tindakan yang kita lakukan adalah selalu atas nama Allah yang Maha Kuasa. Pada dasarnya kita digerakkan Allah dalam setiap tindakan kita, sehingga kesadaran yang demikian ini ada kaitan yang erat dalam kehidupan spitualitas kita dalam keseharian yang kita rasakan.
Rasa selalu terbimbing dengan Allah inilah yang menghantarkan pada penyerahan diri yang total kepada Allah. Dalam Al Quran surat Qaf ayat 16, Allah berfirman:
“ Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikan dalam hatinya, dan kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.”.Dekat dengan Allah inilah yang menciptakan hubungan yang harmonis anatara hamba dan penciptanya.
Inilah makna spiritualist dalam hidup, yang hakikatnya kita ini adalah dalam ketiadaan. Yang Maha ada hanyalah Allah. Sehingga sangat naïf jika kita berbuat kesombongan tidak pernah melibatkan Allah dalam setiap kehidupan kita. Bahkan seandainya sandal jepit kita putus kita diwajbkan meminta hanya kepada Allah. Yang intinya kiat wajib melibatkan Allah dalam setiap tindakan hidup kita.


Read More..

MEMBANGUN SPIRITUALITAS ANAK

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | | 0 komentar »

Oleh : Ummi Hadirafika


Melihat kondisi lingkungan & perubahan zaman yang begitu cepat seperti saaat ini, diperlukankerja keras para orang tua untuk mendampingi putra – putrinya agar mereka tetap seperti harapan orang tua.

Membangun spiritual anak haruslah dilakukan secara terus menerus dengan berkelanjutan. Sebagaimana perintah Allah untuk menjaga diri dan keluarga kita dari siksa api neraka. Itu bisa dikakukan sejak usia dini, semakin dini sudah di kenalkan dengan dengan ritual dan budaya ibadah akan semakin baik bagi anak nantinya.
Sering mengajak mereka ke masjid & gemar silaturrahmi sekaligus memberikan informasi tentang kewajiban untuk memakmurkan masjid. Bila hal itu telah kita mulai pada anak – anak kita mulai maka tahap selanjutnya adalah mengantarkan mereka pada pemahaman untuk Istiqomah melaksanakannya. Saling berlomba – lomba dalam kebaikan dapat kita jadikan motivator & penyemangat dalam beramal dan beribadah.
Demikian harus terus kita lakukan, ibrat tanaman haruslah dipupuk, disiram & digemburkan tanahnya agar sempurna pertumbuhannya. Demikian dengan pendidikan anak – anak kita, memberi apresiasi positif atas ibadah yang dilakukakannya. Memberikan alternatif dan solusi bila ia menemui kesulitan, sehingga nantinya semangat beribadah dan bermal sholeh. Untuk itu kita sebagai orangtua haruslah disertai kepasrahan kita kepada Allah agar senantiasa terlibat dalam proses pendidikan anak – anak kita. Laa haula walaa Quwata illa billah..


Read More..

PEMKOT KEDIRI AKAN TETAPKAN AREA BEBAS ROKOK

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/08/2009 | | 0 komentar »

Kediri- Meski di wilayahnya berdiri sebuah pabrik rokok besar yakni PT GUdang garam (GG) yang memberikan kontribusi besar terhadap PAD (pndapatan asli daerah). Pemkot Kediri tak membiarkan warganya seenaknya mnghisap rokok. Buktinya, Pemkot Kediri saat ini tengah merancang untuk menetapkan area bebas rokok.
Diharapkan, keputusan area bebas rokok tersebut sudah dilaksanakan pada tahun 2009 mendatang. Jika sudah ada keputusan area bebas rokok, maka di wilayah Kota Kediri para perokok tidak boleh seenaknya merokok. Namun penetapan area bebas rokok itu akan diperlakukan secara bertahap, tak serta merta dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Kediri. Untuk tahap awal, akan dilakukan pengenalan dan sosialisasikan dahulu.
“ Jadi untuk pemebelajaran dahulu. Area bebas rokok itu untuk tahap awal akan dilaksanakan di area tertentu. Dan nantinya akan dipilih,” Ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot Kediri, dr Gatot Widiantoro kepada wartawan , kemarin.
Berkaitan dengan rencana tersebut, menuurut Gatot, Dinkes terlebih dahulu akan mengusulkan smooking area (area bebas rokok) untuk kalangan pemkot saja. Seperti ruang rapat pada kantor, dinas dan badan di jajaran Pemkot Kediri.
“ Dengan demikian, untuk tahap awal ini, diperkenalkan para pegawai di lingkungan Pemkot. Sehingga nanti para pegawai pemkot tidak bisa merokok di sembarang tempat, di lingkungan kantor,” tandas gatot Widiantoro.
Setelah itu, kata dia, area bebas rokok akan dikembangkan ke temapat lain. Terutama pada fasilitas umum yang berupa ruang tertutup dan menggunakan pendingin ruangan (AC). Karena ruang AC dan ruang tertutup, kalau ada asap rokok, itu sangat mengganggu. “ Makanya lokasi seperti itu kita prioritaskan, supaya bebas rokok.” Tandas dia.
Gatot yakin penetapan area bebas rokok tersebut tidak akan mendapat penentangan dari para perokok. Karena jik aturan tersebut di laksanakan, itu ada dasar hukumnya. Yaitu Peraturan Mantri Keuangan No 84/PMK.07/2008, tentang penggunaan dan bagi hasil cukai hasil tembakau terutama pasal 7 ayat 1 huruf c.
“ ini erat kaitannya dengan kesehatan, akan dampak bahaya bagi perokok pasif, juga berdasarkan Undang - undang dan Permenkeu. Sehingga saya yakin, kalau ada area bebas rokok, masyarakat akan setuju. Ini semua kan demi kesehatan.” Papar Gatot Widiantoro.
Dijelaskannya, untuk mengawali rencana ii pihaknya bersama DPRD Kota Kediri akan melakukan peninjauan ke Jakarta pada Desmber 2008 mendatang. Untuk melita langsung dan mempelajari prosedur membuat Peraturan Daerah (Perda) mengenai area bebas rokok.
“ Kalau memungkinkan sejak awal 2009 akan direalisasikan, diawali pada seluruh ruang rapat pada kantor, dinas dan badan di jajaran pemkot.” Jelasnya.
Adapun sasaran utama dari area bebas rokok k depan, meliputi pusat perbelanjaan, supermarket, rumah sakit dan perkantoran. Selanjutnya selain menetapkan area bebas rokok, juga mengusulkan dibuatnya tempat khusus bagi perokok atau smooking area di tempat - tempat tersebut.
“ Sehingga perokok aktif tidak akan mengganggu warga yang tidak merokok, yang akhirnya bisa menjadi perokok pasif dan lebih berbahaya bagi kesehatan.” Ungkapnya.
Dikatakan dia, upaya pemerintah tersebut bertujuan untuk menciptakan kesehatan masyrakat. Karena seperti diketahui rokok bisa menyebabkan sejumlah penyakit kanker, stroke, paru-paru dan lainya. (Republika, 22 Nopember 2008)


Read More..

SEMPURNAKAN RASA KEBAHAGIAAN ANDA

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 1/01/2009 | | 0 komentar »


APAPUN PROSESI DAN USAHA ANDA, ADA KEWAJIBAN ZAKAT DIDALAMNYA. MARI BERBAGAI RASA DAN KEBAHAGIAAN. SEMPURNKAN RASA KEBAHAGIAAN ANDA DENGAN MENYANTUNI ANAK - ANAK YATIM DAN FAKIR MISKIN.

ANDA BISA MENGHUBUNGI PANTI AR RISALAH DI LINE TELPON (0341) 774 319 ATAU VIA REKENING :
BANK SYARIAH MANDIRI CAB. KEDIRI NO. REK :064 000 3033
BANK MUAMALAT CAB. KEDIRI NO. REK : 741 003 5822 a.n YAYASAN AR - RISALAH

ANDA BISA KONFIRMASIKAN BUKTI REK. VIA EMAIL /YM :risalah_ppas@yahoo.com atau gussyahri@gmail.com.

ATAU VIA FORM KOMENTAR DI BAWAH INI, JAZAKALLAH... (wsm/admint/sm)

Read More..

Memperingati hari ulang tahunnya yang ke 25 (HUT) Koperasi karyawan PT> Gudang Garama Tbk. Kediri “Mekar” telah mengundang 6 panti asuhan dari kota dan kabupaten kediri, salah satunya adalah P.A Ar - Risalah Bandar Lor, Ahad 9 Nopember 2008 kemarin.


Menurut Maryanto panitia HUT tersebut, “ Acara ini diadakan dalam rangka syukuran koperasi Mekar sekaligus ingin berbagi rasa dengan anak - anak panti asuhan yang ada di Kediri, dihari ulang tahunnya yang ke 25,” katanya.
Lebih lanjut ia menambahkan “ di harapkan Kopkar Gudang Garam “ Mekar” ini dapat meningkatkan kebersamaan antara pengurus dan anggota serta lebih baik dan eksis di masa mendatang.” Ujarnya menambahkan.
Dalam kesempatan itu telah diserahkan kepada panti asuhan Ar - Risalah berupa, kusrsi lipat dan sembako yang telah diserahkan secara simbolis. Acara yang berlangsung di temapat Usaham Kopkar Gudang Garam “ Mekar” jl. Mataram 180 Kediri diakhiri dengan do’a dan pemberian doorprixe bagi para tamu undangan.(ARS)


Read More..

KAJIAN UTAMA

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 12/15/2008 | | 0 komentar »

TELADAN SEPANJANG ZAMAN
Oleh Gus Syahri


Tak ada sikap ragu dan gentar dalam diri Ismail AS, ketika Allah SWT memerintahkan agar ia mengorbankan dirinya. Melalui perintah mimpi yang di dapatkan dari ayahnya Nabiyullah Ibrahim AS. Sikap Ismail itu adalah cermin ketaatan orang beriman yang sabar dan ikhlas dalam menerima perintah Tuhan - Nya.


Hal ini difirmankan Allah SWT dalam Al - Qur’an :
“ Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama - sama Ibrahim, Ibrahim berkata ‘ Hai Anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, maka fikrikanlah apa pendapatmu’ ia menjawab “ Hai bapakku kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, Insyaallah kamu akan mendapatiku termasuk orang - orang yang sabar.” (QS. As Shafat:102).
Sifat taat dua hamba pilihan Allah ini (Ibrahim & Ismail) hendaknya menjadi teladan bagi orang beriman. Sebab sikap mental taat ini akan menjadikan seseorang menjadi dekat dengan Robb-Nya. Dekat dengan Allah SWT penciptanya. Mereka yang taat akan diberikan pahala yang besar dan kedudukan yang tinggi di sisinya.
Alangkah Nikmatnya menjadi hamba yang taat, dan mau berkorban dengan kedua sikap itu, karena hal itu menjadikan hati menjadi tenang dan damai. Diperintah sholat kita sholat, diperintah sedekah kita sedekah, diperintah berjuang kita berjuang, diperintah berkurban kita berkurban dan lain sebagainya.
Ketaatan keluarga Ibrahim kepada perintah Allah akan sealu dikenang sepanjang zaman. Setiap musim Haji seperti sekarang ini jutaan Ummat manusia mengenang sejarah pengorbanan keluarga yang taat itu. Ibrahim dan keluarganya adalah teladan sepanjang zaman. Bagaimana mendemonstrasikan ketaatan sebuah perintah tuhanNya.
Karenanya di bulan Haji ini, di hari raya Idul Adha bagi kita yang mampu mari kita buktikan ketaatan kita dengan berkorban, menyembelih seekor kambing atau sapi sebagai bukti melaksanakan perintah Allah SWT. Dengan demikian maka Allah akan memberikan bantuan dan pertolongannya kepada kita. Menambah nikmat-Nya serta menjadikan kita sebagai hamba yang pandai bersyukur.
Firman Allah SWT.
“ Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu ni’mat yang banyak maka dirikanlah sholat karena tuhanmu dan berkorbanlah.” (QS> AL Kautsar 1-2)

Read More..

REFLEKSI

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 12/15/2008 | | 0 komentar »

MENUJU SOSOK PROFESIONAL
Oleh : Kang Najib


“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan setiap apa yang diperbuatnya untuk hari esok (akherat), dan bertakwalah kepada Allah . Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.” (Qs : Al-Hasyr ; 18)
Di penghujung tahun 2008, bau busuk krisis global sudah tercium hingga sudut-sudut dunia. Kehancuran sistem liberal yang sebenarnya sudah lama terjadi sudah tidak bisa ditutup tutupi lagi. Betapapun rapatnya kemasan, ternyata semuanya hanya seindah merah lipstik yang melekat dibibir seorang gadis cantik. Namun dari bibir mungil itu meluncur berbagai isyu dan kebohongan-kebohongan besar.



Setiap mata melihatnya penuh kekaguman. Ketika tengah tertumpu pada sebuah kata yang sudah menjadi tuhan baru. Yaitu kata “Profesional”. Perusahaan ini profesional. Pendekatan ini dengan sistem manajemen yang profesional. Kita harus Membangun kinerja profesional. Rasanya kalau segala sesuatu itu datang dari rancangan maupun produk dari barat dengan faham liberalnya, nampak lebih heboh daripada apa yang telah dimiliki. Bahkan dianggap lebih dahsyat dan lebih hebat dibanding dengan firman Allah sekalipun.
Sudahkah kita sadar. Atau kita masih saja tetap belum yakin atas krisis global yang terjadi saat ini. Atau kita belum yakin juga ketika Allah mewanti-wanti kita “Dan bila dikatakan kepada mereka: Janganlah kalian membuat kerusakan dimuka bumi, mereka menjawab, sesungguhnya kami adalah orang orang yang melakukan perbaikan. Ingatlah sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadarinya. (Qs. Al-Baqoroh ; 11-12)
Mereka bukan sosok professional seperti yang kita bayangkan. Sebaliknya Allah menegaskan bahwa mereka adalah actor kerusakan, actor krisis gobal, actor yang akan membawa kehancuran dari berbagai segi.
Siapa Profesional sebenarnya. Adalah orang beriman yang terus berikhtiar secara sungguh-sungguh menuju makom takwa. Profesional adalah sosok pribadi yang mampu menyelesaikan tugasnya dengan standar the best. Memberikan karya yang terbaik. Karena sikap profesionalnya mampu meminimalisasi kesalahan ikhtiarnya secara optimal dan siap menuntaskan setiap tugas yang diperintahkannya.
Genderang krisis global baru mulai ditabuh. Hari-hari mendatang akan semakin terjadi pembusukan-pembusukan sistematis dalam berbagai lini kehidupan. Hari ini adalah milik siapa yang mau merenungi ulang atas berbagai potret kehidupan ini. Hari esok adalah milik siapa yang mau menjadi agen off change (perubahan) menuju kebaikan. Tapi ingat. Kebaikan sesungguhnya hanya bisa menjadi karya nyata sosok professional dalam artian mereka yang beriman dan bertakwa.

Read More..

KOLOM

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 12/15/2008 | | 0 komentar »

NAPAK TILAS PENDIDIKAN IBRAHIM
Oleh : M. Arief Fathur.R.


Ibrahim seorang sosok Nabiyullah yang banyak mengukir sejarah dalam kancah peradapan ummat. Kiprah yang riil sebagai seorang pendidik generasi, mampu menghantarkan generasinya menjadi generasi rabbani. Tidak dipungkiri sejarah telah mencatat, aktifitas pendidikan yang telah diterapkan oleh seluruh ummat islam sampai akhir zaman.


Langkah pertama yang diterapkan Ibrahim kepada generasinya adalah menciptakan dan memiliki lingkungan yang kondusif untuk proses pendidikan dari kesyirikan . dan ingatlah ketika Ibrahim berkata “ Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah) negeri yang aman, dan jauhkan aku berserta anak cucuku daripada menyembah berhala - berhala, Ya Tuhanku sesungguhnya berhala - berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya engkau , maha pengampun lagi maha penyayang . Ya Tuhan kami sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam - tanaman didekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati , Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan sholat, maka jadikan sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah - buahan., mudahan - mudahan mereka bersyukur.”
Lembah bakah tempat penggododkan spiritual generasi, dipilih bukan karena untuk menyengsarakan kehidupan anak cucu, akan tetapi agar generasi yang di didik langsung kehidupan dengan realitas kehidupan yang harus dihadapinya. Sehingga mereka bukan sebagai orang yang bermental lemah, cengeng dan manja, bahakn generasi yang menjadi beban dikemudian hari.
Pola pendidikan yang diterapkan Ibrahim merupakan jawaban dan solusi dari permasalahn sistem yang tidak pernah tuntas mengangkat problem kehidupan. Permasalahan yang paling mendasar dari pendidikan adalah bagaimana meningkatkan keterpaduan yang harmonis antara aspek kecerdasan Spiritual (SQ), kecerdasan Emosi (EQ), kecerdasan Intelektual (IQ) dan kecerdasan Fisik(FQ).
Semua aspek tersebut harus berjalan sesuai dengan fitrahnya masing - masing dengan sentuhan yang seimbang. Apbila pendidikan tdak mampu mengembangkan aspek tersebut, maka akan terjadi ketimpangan dalam perilaku generasi yang di telorkan, yang pada akhirnya mereka tak mampu manjadi pribadi yang utuh. Naudzubillah.........Wallaju a’lam bis Showab.

Read More..

ESAY

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 12/15/2008 | | 0 komentar »

MELATIH ANAK GEMAR BERAMAL SHALEH
Oleh Umi Hadirafika


Peristiwa besar dalam sejarah para Nabi, sangatlah penuh muatan nilai - nilai pendidikan yang tidak pernah usang untuk diaplikasikan dalam kehidupan harian kita. Khususnya kisah Nabi Ibrahim dan putranya dalam peristiwa penyembelihan Nabi Ismail AS.


Peristiwa besar dalam sejarah para Nabi, sangatlah penuh muatan nilai - nilai pendidikan yang tidak pernah usang untuk diaplikasikan dalam kehidupan harian kita. Khususnya kisah Nabi Ibrahim dan putranya dalam peristiwa penyembelihan Nabi Ismail AS.

Read More..

KELUARGA

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 12/15/2008 | | 0 komentar »

IDDAH DAN PERMASALAHANNYA
Oleh Ust. Abdulkarim

Idaah dalam islam artinya waktu/masa lamanya seorang isteri menunggu tidak boleh kawin terlebih dahulu setelah pisah atau ditinggal wafat suaminya. Hukum Iddah sendiri adalah wajib , Allah SWT berfirman : “ Dan perempuan yang di thalaq hendaklah ia menahan diri tiga kali Quru’ (datng bulan)” Al - Baqoroh 228.

Hal ini juga diterangkan Allah dalam surat At - Thalaq ayat 1 yang mengatur tentang Iddah ini.
Macam - macam Iddah diantaranya:
1. Iddah Isteri yang sedang Haid
Yaitu menunngu selama 3 kali haid sebagaimana yang terdapat dalam surat Al Baqoroh ayat 288
2. Iddah Isteri yang tidak haid.
Bagi seorang Isteri yang tidak dalam keadaan haid ketika dcerai maka masa Iddahnya selama 3 bulan sebagaiman diterangkan dalam surat At Talaq ayat 4 yanga artinya “ Dan orang - orang yang putus haidnya diantara isteri - isterimu, jika kamu ragu maka Iddah mereka itu tiga bulan. Dan orang - orang yang tidak haid juga tiga bulan.”
Dan perlu diingat untuk menghitung bilangan tiga bulan tersebut menggunakan penanggalan Hijriah bukan masehi
3. Iddah Isteri yang sedang hamil
Sedang bagi Isteri yang dicerai suaminya sedang ia dalam keadaan hamil maka yang demikian itu masa Iddahnya sampai ia melahirkan , demikian juga bagi Isteri yang ditinngal mati suaminya sedangkan ia dalam keadaan hamil.
Hal ini juga terdapat dalam surat At - Tjolaq ayat 4
4. Iddah Isteri atas wafatnya suami
Yang seperti ini maka masa Iddahnya yaitu 4 bulan sepuluh hari (asala tidak hamil) hal ini diterangkan dalam surat Al Baqoroh ayat 234

Hikmah adanya Iddahnya ini diantaranya:
- Mengetahui bersihnya rahim seorang isteri (bila dalan keadaan hamil)
- Memberi kesempatan kepada suami untuk ruju’ kembali jika nantinya membawa kebaikan
- Kebaikan perkawinan tidak dapat terwujud sebelum suami isteri sama - sama hidup lama dalam ikatan pernikahan
- Menjunjung tinggi masalah perkawinan, agar dapat menghimpunkan orang - orang arif mengkaji masalahnya dan memberikan waktu berpikir panjang




Read More..

Haji, Simbol Pengorbanan

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 11/06/2008 | | 0 komentar »

Setiap musim haji kaum muslimin dari segala penjuru dunia berkumpul di Baitullah untuk memenuhi panggilan Nya, Bahkan di Indonesia, setiap musim haji koutanya selalu terpenuhi bahkan kurang. Namun rangkaian haji bagi sebagian orang merupakan ritual biasa - biasa saja tanpa nilai tambah. Bahkan kebanyakan menjadikan ibadah haji lebih sebagai perjalanan wisata saja. Tidak sedikit kita jumpai di masyarakat seseorang yang menjalankan ibadah haji berkali - kali. Banyak juga yang bangga mengajak seluruh keluargaanya menempuh perjalanan suci ini, namun setelah itu tidak ada nilai tambah baginya. Tidak ada perubahan pada kehidupannya.
Jika kita pelajari dan cermati, rangkaian ibadah haji sebagian besar terkait kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS, Hajar, Nabi Ismail AS dan Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan ajaran tauhid. Intinya dalam rangka menanamkan rasa cinta kepada Allah melebihi segalanya. Inilah makna hakiki Ibadah haji.
Ka’bah menjadi kiblat ummat Islam dan simbol kesatuan ummat. Tawaf mengelilingi Ka’bah melambangkan hidup ini ada pusat orientasinya yaitu menuju kepada Allah taala. Adapun ruh hidupnya adalah tauhid.
Melempar jumrah merupakan simbol perang melawan syetan yang akan berlangsung terus menerus hingga akhir zaman. Wukuf di Arafah dengan pakain ihram yang sama, kain tanpa jahitan tanpa wewangian dan segala macam kosmetik melambangkan kesamaan derajat manusia. Suasana ini mengekspresikan kesiapan manusia untuk menanggalkan pangkat dan jabatan dunia, mulai dari pedagang, pegawai, pengusaha, bahkan Kepala Negara. Segala kepalsuan dan kebohongan yang sering membungkus manusia harus ditinggalkan.
Haji mengingatkan pada loyalitas Nabi Ibrahim AS yang luar biasa kepada Allah, dengan kesediaan melakukan pengorbanan besar menyembelih putra tunggalnya, Ismail. Padahal Ismail adalah putra yang telah lama diidamkan. Maka sangat manusiawi jika kecintaan Ibrahim tercurah kepada Ismail. Namun justru disaat rasa cinta itu pada titik puncaknya, datang perintah yang amat dahsyat dan begitu berat itu. Yaitu peritah untuk menyembelih putra tercintanya dengan tanganya sendiri.
Setiap kita punya Ismail masing - masing. Punya sesuatu yang menjadi kebanggaan dan kecintaan. Mungkin berupa jabatan, harta, popularitas, anak, Istri dan sebagainya. Sanggupkah kita menyerahkan Ismail itu demi cinta dan pengabdian kita kepada Allah SWT? Inilah semangat yang terkandung dalam ibadah haji. Yaitu Kesediaan kita untuk berkorban dalam rangka melaksan perintah Allah SWT. (IKS)


Read More..

SAATNYA HADIR SANG PAHLAWAN SEJATI

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 11/06/2008 | | 0 komentar »

Pada penghujung abad pertama hijriyah, dinasti Bani Umayyah mengalami pembusukan internal yang serius. Dalam kondisi seperti ini munculah Umar Bin Abdul Aziz. Beliau dinobatkan sebagai Khalifah.


Ketika Umar menerima jabatan ini, Ia mengatakan “Aku benar-benar takut pada neraka.”
Berpijak dari rasa takutnya pada neraka itu, Umar dikenal sebagai pembaharu. Bahkan Ia juga disebut sebagai khulafau rasyidin kelima. Pada masa pemerintahanya hanya dalam kurun waktu dua tahun lima bulan fakta membuktikan, reformasi total telah dilaksanakan. Keadilan telah ditegakkan dan kemakmuran telah diraih.

Memang, Peradaban Islam yang kita rindukan hanya akan bisa diwujudkan kembali ketika secara sistem ummat islam berkomitmen kepada Sistem Robbani yang menerapkan Al-Qur’an dan sunnah sebagai undang-undang kehidupan. Dan secara personal Terbangun jiwa-jiwa yang memiliki rasa takut kepada neraka.

Betapa Tinta emas sejarah telah mencatat. Ketika para amil zakat berkeliling di perkampungan-perkampungan Afrika, tapi mereka tidak menemukan seseorang pun yang mau menerima zakat. Negara benar-benar mengalami surplus, bahkan sampai ke tingkat dimana utang-utang pribadi dan biaya pernikahan warga pun ditanggung oleh negara.

Solusi yang nampak relatif sederhana telah ditorehkan di alam realitas pada masa masa Umar Bin Abdul Azis. Namun ketika kini kita mau mencoba kembali menuju pangkuan peradaban Islam rasanya menjadi sebuah beban yang begitu berat.

Dua hal penting yang perlu kita canangkan adalah bagaimana kita siap menjadi agen back to qur’an sebagai tonggak peradaban dan membangun sistem kehidupan. Dan yang kedua bagaimana kita merasa bahwa neraka itu betul-betul dihadapan kita. Kita tumbuhkan betapa Neraka siap menghancurkan dan meluluh lantakkan kita. Inilah yang akan menumbangkan kepribadian yang korup saat menjadi pejabat. Kondisi yang bakal mengikis sifat bakhil saat kita dikaruniai rejeki lebih.

Pribadi yang santun dan profesional yang berkarya dibawah naungan sistem yang diatut Al-Quran InsyaAllah. Indahnya berIslam bisa kita rasakan bersama. (KN)

Read More..

BAHAYA PAHAM LIBERAL BAGI PEMUDA MUSLIM

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 11/06/2008 | | 0 komentar »

Ummat Islam saat ini menghadapi persoalan yang sangat kompleks, terutama generasi muda yang terinfeksi paham Liberal. Paham ini menempatkan kebebasan individu sebagai acuan sistem nilai yang tertinggi. Paham yang diperkenalkan oleh Marcus Aurelius (121-180 M) ini menemukan momentum kebangkitan di jaman Renaissance.

Menurut paham ini, negara tidak boleh campur tangan dalam berbagai bidang. Seperti kesusasteraan, kesenian, pemikiran, , pergaulan, dan dalam bidang-bidang lainya. Paham ini dengan begitu gencarnya disebarkan melalui berbagai media. Mulai dari internet, koran, televisi dan berbagai media lainya. Kondisi ini merubah fungsi media menjadi tele poison (racun yang ditembakkan dari jarak jauh). Sebagai orang Islam, kita perlu mewaspadai faham Liberalisme. Mengapa ?

Karena para penganut paham kebebasan ini dalam berfikir lebih mendahulukan akalnya dari pada wahyu Allah dan sunnah Rasul-Nya. Mereka menolak adanya kebenaran mutlak dalam agama yang berasal dari Allah Mereka menganggap peraturan peraturan agama dan negara sebagai pengekangan terhadap hak azasi manusia.

Mereka bebas berpacaran dengan dalih penjajagan. Berhubungan badan untuk membuktikan tulusnya cinta. Bersikap permisif terhadap hubungan seks di luar nikah disebabkan karena maraknya pornografi dan pornoaksi. Akibatnya banyak gadis-gadis yang hamil di luar nikah, banyak bayi-bayi yang mati ditemukan di tong sampah maupun selokan-selokan. Naudzubillahi min dzaalik.

Allah mengancam para pemuda dan pemudi yang berbuat zina dengan hukuman dera sebanyak 100 kali. Bagi pezina muhshon (orang yang sudah pernah menikah) dengan hukuman rajam (QS An-Nuur : 2). Allah SWT. Berfirman: ”Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” [QS Al-Israa’ : 32]

Salah satu diantara tanda-tanda akan datangnya hari kiamat adalah terjadinya perzinaan terang terangan. Rosulullah SAW. Bersabda: ”Diantara tanda-tanda datangnya kiamat ialah terangkatnya ilmu, munculnya kejahilan,maraknya peminum khomr, dan perzinaan dilakukan secara terang-terangan.” [HR.Bukhari juz 1, hal. 28]

Kini paham Liberal sudah memicu generasi muda muslim terjerat minuman keras. Merasa dirinya lebih macho, lebih jantan dan lebih berani dengan bermabuk-mabukan. Akibatnya banyak diantara mereka yang tidak mampu mengendalikan diri. Dampaknya banyak yang mati karena kecelakaan. Mati karena over dosis. Banyak keluarga muda yang berantakan karena suaminya mengkonsumsi minuman keras. Dampaknya membuat peminumnya mudah tersinggung, mudah marah, bersikap agresif, dan tidak mampu mengontrol dirinya sendiri. Kondisi ini menjadi pemicu munculnya ering ribut-ribut dengan orang di sekitarnya maupun dalam keluarganya sendiri.

Yusuf Al-Qardhawi mengatakan, Allah memuliakan manusia dengan akal. Sedang minuman keras berbahaya bagi tubuh, akal dan moral. Orang yang mabok menjadi amoral, tidak sadar dan tidak mengenal kewajibanya kepada Allah, diri sendiri dan orang lain. Secara social, masyarakat dirugikan oleh gangguan orang-orang yang mabok. Banyak terjadi konflik horizontal yang dipicu oleh pertengkaran orang yang sedang mabuk.

Ancaman kehancuran bangsa karena miras belum bisa diatasi, masih ditambah lagi dengan ancaman yang lebih besar bahayanya yakni narkoba (narkotika dan obat-obat terlarang). Dalam sepuluh tahun terakhir ini jaringan pengedar ganja, pil koplo, ineks, putaw, heroin, dan sabu-sabu telah menyebar ke seluruh penjuru tanah air.

Kita masih ingat beberapa bulan yang lalu ada sebuah pabrik sabu-sabu yang terbesar nomor tiga di dunia ditemukan di daerah Tangerang. Polisi berhasil menyita berton-ton bahan dan produk jadi yang akan dipergunakan untuk meracuni dan menghancurkan generasi muda kita. Beberapa orang berhasil tertangkap basah di lokasi itu, termasuk diantaranya beberapa warga negara asing. Kenyataan ini membuktikan bahwa Indonesia telah dijadikan sebagai pasar narkoba oleh para mafia narkoba Internasional.

Mari kita selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya Liberalisme yang bisa menghancurkan moral bangsa ini dengan meningkatkan pendalaman serta pengamalan agama Islam dalam kehidupan sehari hari. Insya Allah janji Allah akan sampai kepada kita, sehingga kesulitan-kesulitan yang menghimpit bangsa selama ini akan segera dapat jalan keluar, diberi kemudahan-kemudahan oleh Allah, dan negeri kita menjadi Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur.

Read More..

Kunjungan Dharmawanita Persatuan Kota Kediri

Diposting oleh Buletin Ar-Risalah | 11/06/2008 | | 0 komentar »

Bulan Ramadhan lalu, dihari ulang tahunya yang ke 9, Dharmawanita Persatuan kota Kediri mengadakan kunjungan ke panti asuhan Ar-Risalah Bandar Lor Kediri. Bertepatan dengan hari ulang tahun itu, Dharmawanita Persatuan memberikan bantuan sosial kepada anak-anak Ar-Risalah berupa bingkisan lebaran, sembako dan keperluan lebaran.
Menurut Hj. Melly Iskandar Nawawie, ketua panitia ulang tahun itu mengatakan “ Di hari ulang tahun yang ke 9 ini, kami sengaja datang ke P.A Ar-Risalah untuk mengadakan bakti sosial. Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur kami, keluarga besar Dharmawanita Persatuan kota Kediri.” tuturnya.
Lebih lanjut beliau menyampaikan, “ Untuk itu kami ingin berbagi dengan anak-anak disini agar ikut merasakan bahagia menyambut hari lebaran yang sebentar lagi akan tiba. Karenanya kami mohon do’a dari anak-anak Ar-risalah semoga Dharmawanita Persatuan Kota Kediri di berikan kesuksesan dalam mengemban tanggung jawab “Ujarnya menambahkan.
Sementara itu Ust.Syahri Al-fatih yang menerima mereka,menghaturkan terima kasih atas kunjunganya. Semoga apa yang telah dilakukan Ibu-Ibu Dharmawanita Persatuan kota Kediri di terima oleh Allah Swt, dan apa menjadi keinginanya dikabulkan oleh Allah.

“Selamat ulang tahun ibu-ibu........
Semoga sukses selalu!”(Ars).


Read More..
Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template